SUARA USU
Entertaiment Musik

Yura Yunita Rilis Musik Video “Dunia Tipu-Tipu” : Sebuah Definisi Mensyukuri Nikmat Tuhan

Reporter : Cindy Shafira Putri

Suara USU, Medan. Baru-baru ini musisi tanah air Yura Yunita merilis musik video dari lagunya yang berjudul “Dunia Tipu-Tipu” pada 27 Juli 2022 lalu. Sebelumnya, perilisan lagu ini merupakan latar belakang dari album Tutur Batin yang rilis pada tahun 2021. Sejak rilis pertama, musik video dari lagu Dunia Tipu-Tipu menjadi trending di media sosial. Hingga saat ini musik video Dunia Tipu-Tipu masih menempati trending #1 pada kategori musik di platform Youtube.

Ini bukanlah lagu pertama Yura yang menjadi trending. Beberapa lagu dalam album tutur batin juga sukses menyentuh para pendengarnya. Hal ini karena setiap lagu yang Yura bawakan mempunyai warna dan kisah tersendiri yang dapat dijadikan pelajaran hidup oleh para penggemar.

Kerap menjadi trending, makna lirik lagu Dunia Tipu-Tipu menjadi sorotan netizen. Pasalnya, musik video dengan lirik yang mengandung “bawang” ini berhasil membuat para pendengarnya meneteskan air mata.

Video musik Dunia Tipu-Tipu memiliki konsep social experience. Sebanyak tujuh pasangan non-aktor yang terdiri dari suami istri, kakak adik, sahabat, orang tua dan anak, saling bertatap-tatapan secara langsung selama empat menit. Mereka saling diam dan berkomunikasi hanya dari pandang. Beberapa dari mereka menangis dan mengungkapkan rasa sayang terhadap orang yang dihadapannya.

Sebelum dirilis ke publik, Yura juga memberikan kesempatan kepada sahabat sesama musisi untuk menyaksikan video musik Dunia Tipu-Tipu lebih dulu. Serunya lagi, banyak netizen kerap ikut serta membuat video reaction ketika menonton video musik ini. Tak luput dari harapan, semuanya terlihat haru dan menangis.

Berikut beberapa tanggapan netizen untuk video musik Dunia Tipu-Tipu dalam ruang komentar channel Youtube dan akun TikTok Yura Yunita.

“Terimakasih banyak kak Yura untuk karya yang sangat luar biasa! Karya yang dibuat dengan hati akan diterima juga oleh hati,” tulis akun vbx***.

“Ka, lagu ini bener-bener nyentuh hatiku yang paling dalam! Terima kasih banyak untuk lagu yang indah ini. Aku lebih memaknai hari-hari yang aku lewati bersama diri ini dan sekitarku. Janji takkan kemana-mana, ya? Terus ciptakan karya indah ya, kak.” Tulis akun Ga** Est*******.

“Lagu-lagu kak Yura itu buat aku selalu ingat kalo diri ini berharga. Terimakasih kak Yura dan tim, semoga sukses selalu!” tulis akun Wa*** Le*****.

Selaras dengan video musiknya yang menyentuh, lagu ini memiliki makna yang bikin merinding. Yura Yunita membahas tentang kehadiran orang-orang tersayang di tengah hiruk-pikuk dunia saat ini.

Pada bait pertama lirik lagu ini, Yura mengartikan adanya ruang aman bagi setiap orang dalam menjalani kehidupan yang penuh dengan ketidakpastian. Orang itu bisa menjadi satu-satunya tempat bertumpu yang memahami gelombang kepala kita.

Di dunia tipu tipu, kamu tempat aku bertumpu

Baik jahat abu-abu, tapi warnamu putih untukku

Hanya kamu yang mengerti gelombang kepala ini

Lirik lagu ini memanglah memiliki makna tersendiri dengan perspektif yang berbeda pula di setiap penggalan baitnya.

Puja puji tanpa kata, mata kita yang bicara

Selalu nyaman bersama

Janji takkan kemana-mana, ya?

Tanpa kita sadari, lewat lagu ini kita menjadi lebih paham arti sebuah definisi mensyukuri nikmat Tuhan akan kehadiran orang terkasih yang memiliki cinta yang penuh untuk kita. Selain itu, lagu ini juga mewakilkan jiwa-jiwa yang tidak memiliki seseorang selain diri sendiri sehingga tak mampu untuk mengutarakan isi kepala. Mulailah menghargai orang-orang sekitarmu, seperti mencintai dirimu sendiri terlebih dahulu. Karena sejatinya dunia ini hanyalah kehidupan tipu-tipu bagi manusia yang tidak akan pernah sampai pada puncak sempurna.

Redaktur : Fitri Dian Jannah


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Jong Batak Arts Festival: Muda dan Cinta Bangsa

redaksi

Gambaran Realitas Kehidupan dalam Lagu Stressed Out

redaksi

Lagu “Asmalibrasi” Dipertanyakan, Apakah Lirik Lagu Harus Sesuai Logika?

redaksi