SUARA USU
Entertaiment

A Quiet Place Part II, Secercah Harapan Di Tengah Keputusasaan

Penulis: M. Yandi Hasibuan

Suara USU, Medan. Film A Quiet Place Part II merupakan sekuel dari film A Quiet Place. Film yang bergenre Science Fiction dan Thriller ini rilis pada 26 Mei 2021. Film ini melanjutkan kisah keluarga Lee Abbott (John Krasinski) yang harus bertahan hidup dengan keheningan serta monster-monster yang memangsa mereka. Disutradarai oleh John Krasinski, film ini sukses membayarkan rasa penasaran penonton akan kelanjutan film pertamanya.

A Quiet Place Part II berlatar setelah kepergian Lee yang mengorbankan dirinya untuk memperlancar proses kelahiran istrinya Evelyn (Emely Blunt) di film pertama. Setelah kepergian Lee, Evelyn harus memikul beban menjadi kepala keluarga. Dibantu putri sulungnya, Regan yang melakukan perjalanan bersama Marcus putra pertamanya dan bayinya yang baru lahir demi mencari tempat berlindung dan sebuah harapan. Dalam perjalanannya, mereka bertemu Emmet (Cillian Murphy), seorang pria yang penuh dengan rasa tidak percaya setelah kehilangan orang-orang yang disayangi. Di adegan kilas balik awal film, diceritakan serangan pertama monster-monster ini, sekaligus memperkenalkan tokoh Emmet.

Pada awal pertemuan mereka, Emmet tidak mau membantu Evelyn dan keluarganya. Setelah meyakinkan Emmet bahwa harapan selalu ada, akhirnya Emmet mau membantu Regan untuk mencari bantuan.

Tak jauh dari film pertamanya, di film ini penonton disuguhkan dengan adegan-adegan menegangkan yang bikin panik. Film ini dibintangi oleh John Krasinski, Emely Blunt, Cillian Murphy serta aktor lainnya. Film ini bisa dinikmati melalui Streaming Platform yang tersedia.

Redaktur: Zukhrina Az Zukhruf

 


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Sudut Pandang ‘Seorang Wanita Gemuk’ dalam Lagu Fat, Funny, Friend

redaksi

Reminder One Ok Rock melalui Lagu We Are: Jangan Takut dan Harus Percaya Diri

redaksi

Untuk yang Sedang Berjuang, Bersemangatlah dengan Lagu Hindia “Besok Mungkin Kita Sampai”

redaksi