Oleh: Khatarina Hutasoit, Lucky Masro Purba, Exanty Br Pinem, Intan Purba, Fajar Utama Ritonga
Suara USU, Medan. Kami dari Kelompok 5, dengan nama-nama anggota: Khatarina Hutasoit (240902058), Lucky Masro Purba (240902064), Exanty Br Pinem (240902008), Intan Purba (240902104), merupakan mahasiswa Program Studi Kesejahteraan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sumatera Utara semester dua. Dalam mata kuliah Metode-metode Pekerjaan Sosial yang diasuh oleh dosen pengampu Fajar Utama Ritonga, S.Sos., M.Kesos., kami telah melakukan observasi dan wawancara di LKSA Cinta Kasih Medan yang beralamat di Jl. Sei Brantas No. 70, Babura Sunggal, Kec. Medan Sunggal, Kota Medan, Sumatera Utara 20154, pada tanggal 28 Mei 2025. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengidentifikasi metode pekerjaan sosial yang terdapat dalam LKSA Cinta Kasih Medan.
Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Cinta Kasih Medan berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan anak-anak dari latar belakang rentan, seperti anak terlantar, korban kemiskinan, kehilangan orang tua, atau kesulitan mengakses pendidikan. Anak-anak ini membutuhkan pendekatan khusus yang terencana dan berbasis nilai-nilai pekerjaan sosial untuk mendukung perkembangan psikologis, sosial, dan emosional mereka. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi metode pekerjaan sosial yang diterapkan di LKSA Cinta Kasih Medan serta menilai efektivitasnya dalam mendampingi dan memberdayakan anak-anak asuh.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan pengurus, dan dokumentasi di lokasi penelitian. Informan utama adalah para pendamping dan pengurus LKSA. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta menggunakan triangulasi sumber data untuk memastikan keabsahan temuan.
LKSA Cinta Kasih Medan didirikan pada tahun 2020 dan saat ini menampung 49 anak dari daerah pedalaman Sibolga yang mengalami kesulitan akses pendidikan selama pandemi Covid-19. Pengelolaan lembaga dilakukan oleh lima pendamping dengan latar belakang pendidikan sosial dan administrasi publik.
Metode Pekerjaan Sosial yang Diterapkan
Penelitian ini menemukan dua metode dalam praktik pendampingan sosial di LKSA ini:
1. Bimbingan Sosial Individu (Casework)
Digunakan untuk menangani permasalahan pribadi anak, seperti ketidakstabilan emosi, trauma kehilangan orang tua, hingga masalah kedisiplinan.
Pendamping membagi tugas berdasarkan permasalahan anak dan melakukan intervensi melalui percakapan pribadi serta refleksi diri secara rutin.
Setiap anak mendapatkan asesmen menyeluruh terkait kebutuhan fisik, mental, dan pendidikan, serta pendampingan individual berupa konseling dan motivasi.
2. Bimbingan Sosial Kelompok (Groupwork)
Dilaksanakan melalui kegiatan kelompok seperti olahraga bersama (badminton, futsal), belajar kelompok, dan pelatihan keterampilan (misalnya menjahit).
Anak-anak SMA dilibatkan sebagai pembimbing bagi anak-anak yang lebih muda untuk menumbuhkan partisipasi aktif dan kepemimpinan.
Kegiatan kelompok bertujuan meningkatkan keterampilan sosial, emosional, dan Sejak dini, anak-anak di LKSA Cinta Kasih dilatih untuk hidup mandiri, seperti bangun pagi, membersihkan rumah, memasak, dan menyiapkan kebutuhan pribadi. Penyelesaian konflik antaranak dilakukan dengan pemberian sanksi yang bersifat mendidik, bukan hukuman fisik, sehingga mendukung perkembangan karakter positif.
Penerapan metode pekerjaan sosial di LKSA Cinta Kasih Medan sesuai dengan tahapan intervensi menurut Charles Zastrow (2010), yaitu:
- Engagement: Pendamping membangun hubungan emosional dengan anak melalui komunikasi empatik.
- Assessment: Penilaian mendalam terhadap masalah dan kebutuhan anak secara individual.
- Planning: Penyusunan rencana intervensi berupa kegiatan konseling, kelompok, dan pelatihan keterampilan.
- Intervention: Pelaksanaan intervensi melalui konseling individu dan dinamika kelompok.
- Evaluation: Evaluasi perubahan perilaku anak dilakukan melalui pengamatan langsung, meski belum terdokumentasi secara sistematis.
- Termination: Tahap ini belum dijumpai karena anak masih dalam masa binaan jangka panjang.
Pendekatan ini membantu anak mengatasi masalah, mengembangkan potensi, dan membangun keterampilan hidup yang diperlukan untuk masa depan.
Kesimpulan
Metode pekerjaan sosial yang diterapkan di LKSA Cinta Kasih Medan, yaitu casework dan groupwork, telah berjalan sesuai teori dan tahapan intervensi pekerjaan sosial. Praktik ini terbukti memberikan dampak positif terhadap perkembangan emosional, sosial, dan kemandirian anak. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kolaborasi antara pekerja sosial, keluarga, dan masyarakat guna memperkuat efektivitas metode yang diterapkan, sehingga LKSA dapat menjadi lingkungan yang aman dan mendukung pertumbuhan anak secara optimal.
Artikel ini adalah publikasu tugas Observasi Metode Pekerjaan Sosial dengan Dosen Pengampu Bapak Fajar Utama Ritonga, S.Sos., M.Kesos
Redaktur: Indira Rivany
Leave a comment