Home Puisi Di Perantauan, Kami Tetap Merayakan
PuisiSastra

Di Perantauan, Kami Tetap Merayakan

Share

Oleh: Reinhard Halomoan

Di tengah sunyinya malam, bersimbah cahaya bintang

Di antara bilik-bilik yang tak ditinggalkan oleh tuannya

Di kamar yang sudutnya tampak koper tak bersiap diangkut, juga pakaian yang enggan mengisinya

Di situlah kami memilih untuk tidak pulang

Memilih untuk tetap tinggal dihantam rindu, entah yang pertama atau barangkali sudah terbiasa

Beberapa di antara kami bahkan tak memilih

Layaknya pohon ara, yang di kala hujan turun tak tau harus berteduh ke mana

Di dalam bilik yang belum sepenuhnya terasa ‘rumah’,

sebagian dari kami merayakannya sendirian

Sebagian lagi dalam diam yang panjang

Kami belajar bahwa merayakan tidak selalu berarti meriah

Kadang ia cukup berupa keberanian untuk bertahan

Maka malam ini,

meski jauh dari meja makan keluarga, kami tetap merayakan…

Dengan cara kami sendiri

Merayakan berteman sunyi yang kami terima, dan harapan yang kami jaga

Karena kasih tidak selalu butuh pulang,

dan harapan selalu tahu ke mana harus kembali

Di perantauan, 

kami tetap merayakan

Redaktur: Fatimah Roudatul Jannah

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Related Articles