SUARA USU
Kuliner

Kue vs Keripik, Manakah yang Lebih Menarik?

Oleh: Khalda Mahirah Panggabean

Suara USU, Medan. Tidak terasa kita sudah sangat dekat dengan momen hari raya. Di kesempatan yang fitri ini, pasti ada tradisi saling mengunjungi rumah kerabat dan saudara untuk menyambung tali silaturahim dan saling memaafkan.

Salah satu tradisi yang khas dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri di Indonesia ditandai dengan banyaknya kue kering yang disajikan saat lebaran. Kue kering ini biasanya disuguhkan baik untuk disantap pribadi maupun dijadikan hampers bagi keluarga dan teman-teman. Kue-kue kering yang disuguhkan pun akhirnya populer sebagai “kue kering lebaran”. Sebab, beberapa kue kering ini selalu hadir di waktu lebaran di setiap tahunnya.

Beberapa rekomendasi kue kering lebaran yang bisa disantap saat Idul Fitri antara lain nastar, kue lidah kucing, kue kastangel, cookies, kue kacang mede, kue putri salju, kue sagu, dll. Terdapat juga beberapa kue basah yang biasanya disajikan seperti lapis legit, bolu dan talam.

Disisi lain, terdapat keripik yang tak luput kehadirannya dalam meramaikan suasana lebaran. Keripik sering dijadikan jebakan dengan menyajikannya pada kaleng-kaleng kue yang membuat para tamu salah sasaran. Namun, sobat Suara USU tidak perlu khawatir dengan rasa keripik yang monoton. Sebab, kini olahan keripik sudah banyak divariasikan dengan berbagai rasa seperti asin, pedas, bahkan rasa manis dengan tambahan gula karamel. Selain rasanya yang sudah bervariasi, keripik bisa lebih menghemat budget jajanan lebaran dan cocok dijadikan sebagai camilan teman ngobrol.

Berbagai keripik yang sering disajikan saat lebaran antara lain rengginang, kembang goyang, keripik pisang, opak, dan jajanan sejuta umat yaitu keripik bawang.

Jadi, sobat Suara USU lebih pilih yang mana, nih? Kue atau keripik? Atau kalian bisa pilih keduanya karena rasanya yang sama-sama lezat dan nikmat. Jangan lupa mencicipinya saat berlebaran di rumah saudara, ya!

Redaktur: Tania A. Putri

Related posts

Jelajahi Kuliner Pajus: Temukan 5 Rekomendasi Kulinernya

redaksi

Jelang 14 Hari Ramadhan, Ini Menu Bukaan yang Tak Boleh Dilewatkan!

redaksi

Budaya Organisasi yang Diterapkan UMKM Burger Bangor

redaksi