SUARA USU
Featured

Manajemen Sumber Daya Manusia Pengambilan Keputusan Berdasarkan Pasar Tenaga Kerja

Penulis : Andhika Pratama dan Muhamad Musthafa Haykal

Suara USU, Medan. Mahasiswa Universitas Sumatera Utara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis dengan Dosen Pengampu Mata Kuliah Manajemen Sumber Daya Manusia, Yaitu Ibu Dr. Kartini Harahap S.Sos.,M.Si

Sumber daya manusia adalah modal atau aset terpenting dari sejumlah sumber daya yang dimiliki organisasi seperti material, metode, uang,mesin, pasar.

Keberhasilan dalam pengelolaan sumber daya manusia sangat mungkin dicapai jika peraturan atau kebijaksanaan dan prosedur yang bertalian dengan manusia dari organisasi tersebut saling berhubungan, dan memberikan sumbangan terhadap pencapaian tujuan organisasi dan perencanaan strategis

Biasanya dalam pengambilan keputusan pasar tenaga kerja. Pihak manajer sumber daya manusia melakukan riset penelitian tentang kualitas tenaga kerja di suatu wilayah. dan biasanya biaya yang di keluarkan tergantung dari posisi wilayah tersebut dengan seberapa besar Upah Minimum Kerja (UKM) di wilayah tersebut.

Ada juga kasus yang menggajikan karyawannya dengan harga murah, kanapa bisa murah kasus ini terjadi di wilayah cina yang mempekerjakan anak-anak di bawah umur supaya di gaji dengan murah dan tidak mengeluarkan beban gaji yang sangat besar

Contoh kasus:

Sebuah pabrik garmen di China mempekerjakan anak-anak di bawah usia kerja secara paksa. Kebanyakan anak-anak tersebut masih berusia rata-rata 13 tahun dan bekerja hingga 19 jam per hari, seperti diungkapkan wartawan salah satu media lokal China.

Dengan menyamar untuk masuk pabrik tersebut, wartawan ini kemudian merekam semua kegiatan yang ada di dalam sembunyi-sembunyi dan kemudian mengunggahnya ke situs berbagi video. Dalam video yang dirilis pada 21 November di situs China Pear Video itu tampak para pekerja di bawah umur sedang menjahit dan menyortir pakaian di sebuah pabrik di Kota Changshu, Provinsi Jiangsu, China.

Anak-anak itu bekerja dari pukul 7.30 dan tidak boleh pulang sampai menyelesaikan semua pekerjaannya.

«Anak-anak ini bekerja tanpa kontrak dengan gaji bulanan 2.500 yuan . Namun mereka mengambil gaji satu tahun sekali,

» kata bos pabrik yang tidak mau disebutkan namanya. Pihaknya akan segera melakukan penyelidikan terkait pabrik yang tidak memiliki ijin usaha ini.

Undang-undang tenaga kerja di China sendiri melarang perusahaan untuk mempekerjakan anak-anak di bawah usia 16 tahun. Yang dimana mereka melanggar untuk mengambil keuntungan yang besar dan dengan biaya yang di keluarkan yang sangat murah. Maka oleh sebab itu pemerintah harus mengawasi seluruh aktivitas perusahaan agar tidak terjadinya proses yang sangat merugikan masyarakat.

  1. PENGAMBILAN KEPUTUSAN BERDASARKAN TEKNOLOGI

Pengambilan keputusan terhadap perkembangan teknologi. Yang di mana perusahaan pasti mencari solusi gimana suatu produk dapat diciptakan dengan sangat banyak dengan membutuh waktu yang singkat. Pasti sangat jelas jawabannya dengan teknologi. Kenapa ?

Teknologi merupakan keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia. Disini kita dapat menyimpulkan bahwa sebuah perusahaan pasti menggunakan teknologi sebagai alat mempermudah proses penciptaan barang.

Pengambilan keputusan berdasarkan Teknologi juga bisa berkaitan dengan Tenaga kerja. Yang dimana perusahaan pasti merekrut karyawan yang bisa mengelola atau menggunakan teknologi atau mesin. Disini pasti menjadi persaingan yang dimana para tenaga kerja harus memiliki keterampilan atau skill dalam menggunakan teknologi.

Teknologi juga berpengaruh sebagai media untuk mencari atau mengumumkan apabila di perusahaan membutuhkan tenaga kerja. Dan bisa di sebut sebagai media perekrutan karyawan.
Contoh Kasus:

Perusahaan ini berbasis di Mountain View, California, dan memiliki karyawan berjumlah 19.604 orang Filosofi Google meliputi slogan seperti «Don’t be evil», dan «Kerja harusnya menantang dan tantangan itu harusnya menyenangkan», menggambarkan budaya perusahaan yang santai. Google didirikan oleh Larry Page dan Sergey Brin ketika mereka masih mahasiswa di Universitas Stanford dan perusahaan ini merupakan perusahaan saham pribadi pada 4 September 1998. Google telah membuat layanan dan peralatan untuk lingkungan bisnis dan masyarakat; termasuk aplikasi web, jaringan periklanan dan solusi bagi bisnis .

Google memakai pendekatan «experimentation» dan juga melakukan «A/B experiments», sebanyak 200 – 300 kali per hari. Google memiliki miliaran halaman web, sehingga pengguna dapat mencari informasi yang mereka inginkan, melalui penggunaan kata kunci dan operator. Google juga telah menggunakan teknologi Pencarian Web pada layanan pencarian lainnya, termasuk, Pencarian Gambar, Google News, situs perbandingan harga Google Product Search, arsip Usenet interaktif Google Groups, Google Maps dan lainnya .

Pada awal 2006, perusahaan ini meluncurkan Google Video, yang tidak hanya membolehkan pengguna untuk mencari dan melihat video secara gratis, tetapi juga membolehkan pengguna dan penyebar media menyebarkan isinya, termasuk acara-acara televisi CBS, pertandingan basket NBA, dan video musik. Google

Earth dianggap sangat akurat dan lebih mendetail. Beberapa kota besar memiliki gambar jelas yang dapat dibesarkan sedekat-dekatnya untuk melihat kendaraan dan pejalan kaki dengan jelas. Secara spesifik, beberapa negara dan militer beranggapan perangkat lunak ini dapat digunakan untuk melihat dengan kejelasan dekat-jelas lokasi fisik infrastruktur yang rusak, bangunan komersial dan penghunian, pangkalan, agensi pemerintah, dan lainnya.

Redaktur: Muhammad Fadhlan Amri


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Pengaruh Budaya Organisasi terhadap Perkembangan Pondok Jambu!

redaksi

Yuk, Simak 6 Ide Freelance untuk Menambah Cuan Mahasiswa!

redaksi

Lekas Pulih – Fiersa Besari : Berjuang, Bertahan, dan Saling Menguatkan untuk Pulih 

redaksi