SUARA USU
Uncategorized

Menganalisis Strategi dalam Bentuk Kelayakan Bisnis Suatu Produk

Sumber foto: maboormedia.com

Penulis: Jessua Degibson Sirait / Berkat Kristina H. Lumbanraja / Elhot Nicolas Roganda Sianturi / Leoni Avista / Kristianti Putri

Penemuan Ide untuk Mengembangkan Usaha

Suara USU, Medan. Coba gambarkan ide usaha Anda dengan jelas. Jika mulanya hanya perkiraan kasar, coba tambahkan detail agar gambaran tersebut makin konkret. Anda bisa berangkat dari sebuah masalah yang ada di masyarakat. Produk yang akan Anda jual adalah solusi atas masalah tersebut.

Misalnya, di daerah tempat tinggal Anda belum ada yang menjual sarapan, padahal area tersebut merupakan daerah pabrik dan banyak pekerja. Dari situ, bisa muncul ide usaha untuk menjual menu sarapan saat pagi hari.

Analisis Awal

Langkah selanjutnya adalah melakukan analisis awal. Coba perhatikan bagaimana nanti usaha tersebut berjalan, apa saja keunggulannya, hingga hambatan yang mungkin muncul.
Kembali pada ide menjual menu sarapan. Anda sudah punya target pasarnya, tapi bagaimana cara agar produk tersebut menarik? Apa produk yang kira-kira tinggi peminatnya? Berapa perkiraan biaya produksi yang diperlukan?

Metode Pengolahan Data

Metode pengolahan data yang menjadi strategi pada analisis kelayakan bisnis dilihat dari 4 aspek yaitu aspek pasar dan pemasaran, aspek teknis dan teknologi, aspek manajemen sumber daya manusia dan aspek finansial. Prosedur studi kelayakan bisnis adalah sebagai beikut:

a. Aspek Pasar dan Pemasaran
Aspek pasar dan pemasaran bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran produk sehingga dapat diketahui layak atau tidaknya rencana pembuatan suatu usaha dilihat dari aspek pasar.

b. Aspek Teknis dan Teknologi
Untuk analisis kelayakan aspek teknis dan teknologi yang dilakukan dalam penelitian ini adalah menghasilkan perencanaan jumlah mesin dan peralatan yang digunakan dalam proses produksi berdasarkan perencanaan volume produksi di masa mendatang.

c. Aspek Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM)
Struktur organisasi atau jenis dan jabatan pekerjaan dalam suatu perusahaan dapat menggambarkan hubungan antara tenaga kerja yang bersangkutan dan mendeskripsikan pekerjaan yang dilakukan. Analisis jumlah kebutuhan tenaga kerja yang dapat memenuhi perencanaan volume produksi untuk mengetahui kelayakan usaha dari aspek MSDM.

d. Aspek Finansial
Kebijakan perusahaan untuk menentukan sumber dana menjadi penting untuk memulai sebuah usaha. Maka dalam penelitian ini dilakukan perhitungan – perhitungan biaya untuk mengetahui keuntungan perusahaan dalam jangka waktu tertentu.

Evaluasi

Evaluasi adalah sebuah aktivitas yang dilakukan untuk menilai atau menganalisis kinerja suatu usaha.Evaluasi ini dilakukan dengan membandingkan rencana awal yang dibuat sebelum memulai bisnis dengan hasil yang telah dicapai dalam kurun waktu tertentu. Biasanya, suatu usaha dikatakan sukses jika mampu memenuhi kewajibannya atas hutang, modal, dan mendapat keuntungan dari penjualan. Jadi, tujuan akhir dari evaluasi usaha adalah mengetahui tingkat keberhasilan serta mencari solusi terbaik dari kendala yang dihadapi dalam jangka waktu tertentu. Hasil dari evaluasi ini bisa kamu jadikan sebagai bahan dalam menyusun strategi untuk menentukan arah bisnismu di kemudian hari. Misalnya, saat ini kamu memiliki usaha kuliner yang kamu jual secara langsung di kios atau toko. Setelah menghitung modal yang kamu keluarkan dan target keuntungan yang kamu harapkan, ternyata dalam jangka waktu tertentu usaha kulinermu belum sesuai harapan. Maka, kamu bisa mengevaluasi berbagai aspek usaha, misalnya cara pemasaran yang telah kamu jalankan

Rencana Pelaksanaan

Langkah langkah dalam melakukan rencana pelaksanaan berdasarkan analisis SWOT adalah:

  1. Menentukan Target Utama Usaha
    Menentukan target utama usaha merupakan langkah yang cukup awal dalam mengembangkan sebuah bisnis. proses penentuan target usaha ini dimulai dengan menentukan segmentasi pasar, yaitu proses mengelompokkan masyarakat berdasarkan segmentasi mereka, seperti berdasarkan usia jenis kelamin tempat tinggal pendapatangaya hidup. Dari segmentasi tersebut, kita dapat mengolah data yang diperoleh dan menentukan segmen manakah yang paling cocok dengan karakteristik bisnis yang akan dijalankan.

  2. Mendeskripsikan Kondisi Internal Perusahaan dengan Analisis SWOT
    Biasanya digunakan 2 analisis SWOT yang dapat menggambarkan kondisi internal perusahaan. Komponen tersebut:
    Stenght: kekuatan atau keunggulan yang dimiliki oleh bisnis
    Weakness: kelemahan dari usaha tersebut

  3. Mendeskripsikan Kondisi Eksternal Perusahaan
    Komponen yang biasanya digunakan dalam mendeskripsikan kondisi eksternal perusahaan adalah opportunity dan threats. 

  4. Menyusun Strategi Berdasarkan Permasalahan yang Muncul dan Memaksimalkan Kekuatan untuk Mendapatkan Keuntungan dari Kesempatan
    Dalam menganalisis bisnis, kita harus bisa menganalisis apa saja kekurangan yang muncul dalam sebuah pasar, dan menjadikan itu sebagai bisnis yang dapat menyelesaikan permasalahan untuk mendapatkan keuntungan

Pelaksanaan

Kini waktunya mulai menjalankan usaha Anda. Semuanya memang terasa baru, tapi tidak perlu khawatir. Studi kelayakan bisnis yang telah Anda lakukan sebelumnya akan membantu. Jangan lupa juga untuk selalu melakukan evaluasi secara berkala agar kinerja bisnis tetap optimal.
Bisa disimpulkan, studi kelayakan bisnis adalah cara mengetahui layak atau tidaknya sebuah ide usaha untuk diwujudkan menjadi usaha sungguhan. Dengan demikian, Anda bisa tahu apakah usaha Anda bisa berjalan dengan lebih optimal atau tidak.

Redaktur: Anna Fauziah Pane

Related posts

Strategi Promosi UMKM Medan Parcel: Bisnis Parcel Homemade yang Mendapatkan Omset Hingga Ratusan Juta

redaksi

Pentingnya Strategi Harga untuk Meningkatkan Keuntungan pada Usaha Winny Wash Laundry

redaksi

Mahasiswa Jurusan Administrasi Bisnis Belajar Strategi Pemasaran Jasa Pengiriman Paket PT POS Indonesia Kantor Cabang Utama Medan Selama Magang

redaksi