Pembaruan Langsung Kasus COVID-19
SUARA USU
Buku

Menghadapi Toxic People Dengan Buku “Tak Mungkin Membuat Semua Orang Senang”

Oleh : Miranda Agnelya Naibaho

Buku ini berisi tentang pemikiran sang penulis, Jeong Moon Joeng tentang cara kita bersikap menghadapi perilaku menyakitkan dari orang lain. Pemikiran Penulis ini tentunya disisipi dengan referensi dari artikel dan jurnal yang membuat buku ini semakin realistis.

Penulis mengajak pembaca untuk menjadi pribadi yang berani bersuara kepada hal-hal yang kita rasa tidak pantas. Misalnya, perkataan yang kasar yang sering merendahkan orang lain, serta hal-hal yang menyakiti fisik dan mental. Melalui buku ini, pembaca dapat membuka mata lebih lebar, bagaimana cara mempersiapkan diri untuk menghadapi orang- orang yang bersikap seperti itu.

“Jika ingin dianggap baik namun tetap bisa menolak permintaan bantuan dengan baik, itu artinya kita serakah. pilihan kita memilih salah satu di antara kedua hal itu. Seperti kita memiliki kebebasan untuk menolak memberikan bantuan, kita juga harus memahami bahwa orang itu juga bebas merasa kecewa pada kita. Jika berusaha menjadi orang baik bagi semua orang, kitalah yang akan menjadi kewalahan di kemudian hari.”

Kutipan tersebut menyadarkan pembaca bahwa selama ini bersikap pasrah dan selalu menyetujui keinginan orang lain sampai menjadi beban bagi diri sendiri akan menyakiti diri kita sendiri, maka dari itu jangan takut untuk dibenci oleh orang lain.

Sering kali kita berupaya keras untuk menjadi orang baik, namun sayangnya kita melupakan bahwa perasaan kita juga bisa terlukai. Jadi, jangan pernah lupa untuk membahagiakan diri sendiri, tidak perlu memikirkan pendapat orang lain karena yang tahu tentang diri kita adalah kita sendiri.

Buku ini sangat cocok buat kamu yang susah menolak permintaan orang lain dan lama kelamaan merasa bahwa hal itu menjadi beban tersendiri bagi kamu, karena buku ini mengandung solusi baru dan dapat mengubah cara pikir kita terhadap pilihan kita. Akan tetapi, tidak semua caranya relevan atau dapat kita lakukan saat ini. Seperti kata penulis, mungkin hari ini belum relevan, tetapi mungkin suatu hari nanti justru akan sangat relevan.

Walaupun buku ini merupakan buku terjemahan, tetap sangat nyaman dibaca karena penyajian bahasanya yang sudah diatur dengan baik sehingga memudahkan pembaca untuk mengerti arti dari setiap kalimatnya. Pembaca tak perlu bingung untuk memahami terjemahannya.

 

Redaktur: Yulia Putri Hadi

 

Related posts

Happy Birth-Die, Kisah Gadis Pembaca Kematian

redaksi

Sejenak Hening: Aku Tenang, Aku Menang

redaksi

Madilog, Seni Berfikir dan Mengambil Keputusan

redaksi