
Reporter: Alya Nayla Sahirah, Lucy Kezia Simarmata
Suara USU, Medan. Olam Food Ingredients (Ofi) Indonesia melalui program #ofiConnect hadir di Universitas Sumatera Utara (USU) untuk menggelar seminar bertajuk Finding a Job with a Higher Purpose. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (11/9) di Aula Mikie Wijaya, mulai pukul 09.20 hingga 11.47 WIB. Tidak hanya mahasiswa dari berbagai fakultas, kegiatan ini juga dihadiri oleh alumnus dan kalangan masyarakat umum.
Ofi dikenal sebagai pemasok global bahan makanan dan minuman berkualitas yang tidak hanya berfokus pada produksi, tetapi juga pada praktik berkelanjutan yang memberi dampak bagi masyarakat. Melalui kegiatan ini, Ofi tidak hanya memperkenalkan citra perusahaan, tetapi juga mengajak para peserta untuk memahami tujuan hidup dan menemukan karir yang sesuai.
Seminar dibuka dengan pemateri pertama, Boyke Yanuar Lubis, yang merupakan Senior Manager HRBP for Indo Cocoa Business. Ia memperkenalkan konsep Ikigai dari Jepang yang berarti “alasan untuk hidup”. Menurutnya, Ikigai lahir dari titik temu antara apa yang dicintai, apa yang dikuasai, apa yang dibutuhkan dunia, dan apa yang bisa mendatangkan imbalan finansial bagi seseorang.
Untuk menggambarkan hal tersebut, Boyke menyinggung kisah J.K. Rowling yang menjadikan aktivitas menulis sebagai Ikigai karena cinta, kemampuan, kebutuhan, dan keuntungan finansial bertemu dalam satu titik. Ia juga mengingatkan agar para peserta tidak hanya bekerja untuk imbalan. “Jangan anda hanya mengandalkan bayaran tapi anda tidak punya hati untuk melakukan itu secara sukarela, kita harus punya misi,” tegasnya.
Dalam pemaparannya, Boyke juga berbagi tips dalam menetapkan tujuan karir, mulai dari merumuskan tujuan yang jelas, menyelaraskan dengan nilai pribadi, hingga bersikap fleksibel jika harus menghadapi perubahan. Ia mendorong audiens agar berani untuk bermimpi besar. “Jika kamu mau berimajinasi, pastikan bahwa itu akan terjadi. Jadi jika kamu berdoa pada Tuhan, jangan ragu. Set high goals. Tapi jangan sekedar berkhayal, imajinasi harus dimanage dan align dengan value yang kalian punya,” ungkapnya.
Sebelum mengakhiri sesi, Boyke berpesan agar para peserta dapat segera menemukan bidang yang dicintai. “Harapannya jika teman-teman merasa tidak mencintai bidang yang digeluti saat ini, segera temukan apa yang teman-teman suka. Saya yakin ada hal yang bisa membuat Anda sukses, Tuhan sudah menyediakan jalan, kita yang harus mengusahakannya.” tutupnya.
Sesi berikutnya diisi oleh La Ode Muhidrus, seorang Senior Manager Coffee Sustainability. Dalam kesempatan tersebut, ia berbagi pengalaman pribadinya saat bekerja di Ofi yang menurutnya bukan sekadar pekerjaan biasa. “Saya merasa bahwa berkerja di Ofi itu bukan sekadar kerja lalu dapat gaji, tapi kita juga bisa membantu orang-orang yang terdampak, kita bisa berkontribusi,” tutur Ode. Ia mencontohkan momen pandemi Covid-19, ketika para petani kopi menjadi pihak paling terdampak karena harga komoditas jatuh. Melalui program keberlanjutan Ofi, perusahaan tetap hadir mendampingi para petani agar bisa bertahan di masa sulit.
Acara ini kemudian ditutup dengan sesi tanya jawab yang berlangsung secara interaktif bersama peserta, dan dilanjutkan dengan dokumentasi bersama seluruh pihak yang terlibat.
Redaktur: Fatimah Roudatul Jannah
Leave a comment