Home Kabar Nasional Parlemen Remaja, Program Anak Muda Melek Politik
Kabar Nasional

Parlemen Remaja, Program Anak Muda Melek Politik

Share
Sumber: Liputan.com

Reporter: Dea Asrianti

Ketua DPR RI Puan Maharani secara resmi membuka kegiatan Parlemen Remaja untuk membentuk anak muda yang melek politik, pada 4 November 2025, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta. Dengan tema “Generasi Pembaru Energi, untuk Indonesia Bebas Emisi”.

Kegiatan Parlemen Remaja 2025 diikuti oleh 140 pelajar SMA/SMK dari seluruh Indonesia yang telah lolos seleksi dari sekitar 8.500 pendaftar. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, yakni 3–7 November 2025. Dalam kegiatan ini, para peserta akan menjalani simulasi sidang parlemen, pembelajaran tentang fungsi DPR RI, serta diskusi kebijakan publik dengan anggota dewan.

Dalam sambutannya, Puan mengucapkan selamat datang kepada para peserta Parlemen Remaja. “Sebagai Ketua DPR RI, saya ucapkan selamat datang kepada para peserta Parlemen Remaja di Gedung DPR RI, rumah rakyat Indonesia, yang berarti rumah kalian juga,” ujar Puan dilansir dari Liputan6.

Selanjutnya, Puan juga berbicara mengenai pentingnya generasi muda memahami proses politik dan berperan aktif dalam kehidupan demokrasi bangsa. Ia menekankan pentingnya transparansi dan kejujuran dalam menyampaikan informasi tentang lembaga legislatif. “Tolong sampaikan kebenarannya, faktanya. Bukan harus yang positif saja, tapi sampaikan kebenaran fakta yang kalian lihat. Bagaimana anggota DPR bekerja,” tambahnya.

Dilansir dari Waspadaid, Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar mengatakan bahwa program ini merupakan sarana strategis untuk menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak dini. “Dari hampir 8.500 orang yang ikut seleksi, hanya 140 orang yang terpilih. Program ini bukan sekadar seremonial, tapi wadah nyata belajar politik dan kebijakan publik,” ujar Indra saat membuka kegiatan Parlemen Remaja 2025 DPR di Wisma Sabha, Kopo, Bogor.

Sementara itu, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, M. Rifqynizamy Karsayuda, menilai kegiatan ini menjadi bentuk kaderisasi kepemimpinan nasional di kalangan pelajar. “Program ini menjadi sarana pendewasaan politik bagi generasi muda. Mereka belajar langsung bagaimana wakil rakyat bekerja dan diharapkan bisa menjadi penyambung suara masyarakat di daerahnya masing-masing,” ujarnya saat menghadiri kegiatan Parlemen Remaja di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta dilansir dari E-Media DPR RI (5/11/2025).

Melansir dari dpr.go.id, program Parlemen Remaja pertama kali dilaksanakan pada tahun 2008 oleh Sekretariat Jenderal DPR RI melalui Biro Pemberitaan Parlemen. Program ini digagas untuk memberikan edukasi politik bagi pelajar SMA/SMK agar memahami fungsi lembaga legislatif secara langsung. Sejak itu, kegiatan ini diselenggarakan setiap tahun dengan tema yang menyesuaikan isu strategis nasional, mulai dari demokrasi, lingkungan, hingga energi berkelanjutan.

Tahun ini, Parlemen Remaja mengangkat tema Generasi Pembaru Energi, untuk Indonesia Bebas Emisi. Puan menyebut bahwa generasi muda merupakan energi baru dan terbarukan bagi masa depan Indonesia. “Anak-anakku peserta Parlemen Remaja, energi baru dan terbarukan untuk Indonesia bebas emisi intinya adalah bagaimana memastikan tanah air kita tetap terjaga kelestariannya,” tegas Puan dilansir dari Teropong Senayan.

Kegiatan ini kini menjadi salah satu agenda tahunan DPR RI. Melalui program ini, DPR RI berharap dapat melahirkan generasi muda yang kritis, berintegritas, dan berdaya saing dalam kehidupan politik dan demokrasi Indonesia.

Redaktur: Nurur Rahmah

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.