SUARA USU
Featured

Penerapan Budaya Organisasi Dailybox yang Bergabung dalam Layanan Grabkitchen

Suara USU, Medan. GrabKitchen adalah layanan Grab Indonesia yang membantu UMKM kuliner dapat maju dan berkembang dalam membangun bisnisnya. Tersedia gerai plus fasilitas dapur taraf internasional untuk mengembangkan para pengusaha UMKM kuliner. GrabKitchen mendorong UMKM untuk mengembangkan bisnisnya melalui cara-cara inovatif terbaru dengan biaya rendah dan risiko yang kecil, GrabKitchen merupakan solusi yang tepat untuk memudahkan mereka membuka cabang ke berbagai wilayah. Mereka tidak perlu mengeluarkan biaya riset pasar yang besar untuk tahu wilayah makan yang bagus pasarnya.

Para pemilik UMKM kuliner di Medan pun ikut bergabung kedalam grabkitchen sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar. Salah satu contoh UMKM kuliner yang sukses di Medan adalah Dailybox.

Dailybox bergerak di industri kuliner dengan konsep gerai makanan yang menawarkan comfort food yang praktis dan cocok di lidah masyarakat Indonesia dalam bentuk nasi kotak atau rice box. Awalnya Dailybox berfokus pada pemasaran secara offline dengan bergantung pada penjualan di outlet atau dine in. Namun saat ini Dailybox mulai memusatkan kegiatan pemasarannya dilakukan secara online dan mengikuti perkembangan arus jasa antar online seperti Gofood dan Grabfood yang sedang meningkat pesat. Dailybox memilih fokus di pemasaran online karena pasar di online lebih luas dan potensinya lebih besar, ditambah kondisi pandemi saat ini, konsumen lebih banyak memesan makanan secara online.

Kesesuaian antara budaya organisasi dengan nilai-nilai yang dimiliki oleh anggota organisasi akan menimbulkan kinerja karyawan yang tinggi, sehingga mendorong individu untuk bertahan pada satu perusahaan dan berkarir dalam jangka panjang.

Berikut budaya organisasi Dailybox yang diterapkan kepada para karyawannya :

  1. Disiplin

Para karyawan dailybox dituntut untuk mempunyai rasa tanggung jawab  terhadap tugas- tugas yang diberikan, kemudian para karyawan juga harus disiplin terhadap waktu yang telah ditetapkan, baik ketika datang untuk bekerja maupun ketepatan waktu dalam menyelesaikan orderan yang masuk.

  1. Cepat atau Cekatan

Para karyawan dailybox yang ada di Grabkitchen melakukan segala pekejaannya dalam membuat makanan dengan cepat dan tanggap agar pelanggan dan driver grab yang mengantarkan makanan tidak harus menunggu lama pesanan mereka. Bekerja dengan cepat merupakan budaya organisasi dari dailybox yang harus diterapkan oleh para karyawannya.

  1. Tepat Dari Hati

Bekerja dengan hati mengingatkan akan arti pentingnya setiap orang agar bekerja secara maksimal dan tidak asalasalan. Hati sebagai penggerak untuk mendorong para karyawan untuk bekerja lebih giat, keras, tak mudah menyerah dan cepat puas. Bekerja dengan hati yang tenang dan jiwa yang bersemangat dipastikan akan menghasilkan nilai lebih (value added) bagi capaian yang diharapkan.

Hasil dari wawancara dengan salah satu karyawan dailybox dapat dinyatakan bahwa budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dimana budaya yang semakin kuat akan memberikan arah, nilai-nilai, dan norma-norma bagi karyawan untuk melaksanakan tugas dan pekerjaan, sehingga kinerja karyawan semakin meningkat.

Dengan adanya budaya kerja disiplin, cepat dan tepat dari hati membuat para karyawan dailybox harus mengikuti aturan dari budaya tersebut agar perusahaan dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan arahan yang telah ditentukan. Para pegawai dailybox harus mengikuti budaya organisasi yang telah ditentukan, bekerja dengan cekatan agar para pelanggan tidak perlu membuang waktu banyak untuk menunggu pesanan. Membisakan para pegawai untuk disiplin dalam melaksanakan pekerjaannya contohnya tidak terlambat untuk datang bekerja.

Disusun oleh :

  1. Okky Pratiwi 190907018

  2. Novita Ramayani Ritonga 190907022

Redaktur: Yessica Irene


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Angkot Langka! Namun Jadi Andalan Mahasiswa USU

redaksi

Komersialisasi Pendidikan: Liberalisasi di Ranah Pendidikan?

redaksi

Upaya Mahasiswa Kesejahteraan Sosial FISIP USU dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca dan Kepercayaan Diri Anak Panti Asuhan Al-Washliyah Binjai

redaksi