SUARA USU
Kabar Kampus

Peran Mahasiswa Memberantas Nepotisme

Penulis: Peron Lumumba Siahaan

Suara USU, Medan. Nepotisme menjadi salah satu permasalahan penting yang termasuk dalam Patologi Sosial. Hal tersebut dikarenakan nepotisme merupakan perilaku menyimpang yang dapat menyebabkan kondisi sosial tidak stabil. Salah satu HRD perusahaan di kota Batam melakukan tindakan nepotisme kepada para pelamar kerja perusahaan tersebut. Dimana HRD melakukan perekrutan dengan memilih tenaga kerja yang memiliki suku yang sama dengan suku HRD tersebut. HRD merekrut para tenaga kerja perusahaan bukan karena kemampuannya melainkan berdasarkan sukunya. Tindakan nepotisme yang dilakukan oleh HRD ini tentu saja bukan hanya berdampak pada perkembangan perusahaan tetapi juga berdampak terhadap mental para pekerja yang melamar.

Tindakan nepotisme tersebut menimbulkan prosedural yang tidak adil dan akan menimbulkan persepsi buruk oleh tenaga kerja. Menurut data factual, bahwasannya mereka memiliki kemampuan dalam hal pengalaman kerja, pendidikan dan motivasi kerja yang baik, membuat mereka memiliki persepsi bahwa semuanya itu sia-sia karena perusahaan yang dilamar mengutamakan pekerja yang memiliki hubungan keluarga atau suku tertentu.

Semoga Nepotisme maupun perilaku Patologi Sosial lainnya segera dberakhir di negara kita, Indonesia. Memberantas Nepotisme dapat di mulai dari diri kita sendiri sebagai seorang mahasiswa yang merupakan generasi penerus, yaitu dengan memaknai jiwa nasionalisme dan mengimplementasikan Bhinneka Tunggal Ika dalam berbagai aspek kehidupan, baik di lingkungan keluarga maupun lingkungan masyarakat. Berdasarkan teori sosiologi ada upaya yang dapat dilakukan untuk memberantas nepotisme, yaitu dimulai dengan upaya preventif (pencegahan) dengan melalui sosialisasi atau penyuluhan yang dilakukan oleh lembaga atau pemerintah kepada masyarakat mengenai dampak dari nepotisme. Kemudian masyarakat atau pemerintah melakukan upaya represif (mengontrol) dengan membuat peraturan, sanksi atau hukuman kepada pelaku nepotisme, dan apabila diperlukan pemerintah dapat melakukan upaya koersif dengan hukuman berat sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku agar memberikan efek jera kepada pelaku nepotisme.

Penyunting: Zukhrina Az Zukhruf


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Gelaran Perdana Layanan SMART EAZY PASSPORT di Universitas Sumatera Utara, Kantor Imigrasi Medan Melayani Sebanyak 150 Permohonan Paspor

redaksi

IMIKS USU Adakan Webinar “Mengenal Kesejahteraan Sosial dan Strategi Jitu dalam Menghadapi Peluang dan Tatanan Dunia Kerja di Era Industri 4.0”

redaksi

Masa Kuliah Daring Diperpanjang, Mahasiswa USU Menuntut Kompensasi

redaksi