
Suara USU, Medan. Desa Selemak merupakan desa yang terletak di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara tepatnya di jalan Ustad H. Abdul Khadir Nuh, Klumpang, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang. Prima Wisata Edukasi Desa Selemak hadir sebagai destinasi wisata berbasis edukasi yang menawarkan pengalaman menyatu dengan keindahan alam pedesaan dan kearifan lokal. Mengusung konsep wisata ramah lingkungan dan partisipatif, tempat ini menjadi ruang belajar yang hidup bagi siapa saja, mulai dari anak-anak, pelajar, keluarga, hingga komunitas.
Salah satu daya tarik utama Prima Wisata Edukasi Desa Selemak adalah aktivitas edukatif yang dikemas secara menyenangkan dan interaktif. Saat roda kendaraan perlahan memasuki Desa Selemak, Hamparan Perak, suasana kota yang bising seolah menguap begitu saja. Digantikan dengan pemandangan sawah hijau, pepohonan rindang, dan senyuman ramah warga desa.
Di Prima Wisata Edukasi, pengunjung harus membeli tiket terlebih dahalu untuk masuk dan merasakan keindahan wisatanya. Dengan harga tiket yang terjangkau mulai dari Rp 5.000 untuk motor dan Rp 10.000 untuk pengendara mobil. Pengunjung akan disuguhkan dengan wahana permainan yang beragam, seperti:
- Berkuda
Anak-anak dan pengunjung lainnya dapat menikmati pengalaman menunggang kuda keliling area wisata dengan pemandu yang ramah dan sabar, cukup dengan membayar Rp 15.000.
- Bud dan Handbud
Cukup dengan membayar Rp 5.000 pengunjung sudah dapat menikmati keindahan danau di wisata dengan menggunakan wahana bud dan handbud.
- Kolam renang
Anak-anak bisa menikmati kolam yang dilengkapi dengan wahana di dalam kolam dengan membayar Rp 10.000.
- Flying Fox
Pengunjung juga bisa melihat keindahan Prima Wisata Edukasi dari ketinggian dengan bermain flying fox dan membayar Rp 15.000 saja.
- Gazebo
Pengunjung bisa beristirahat dan bersantai di gazebo sambil menikmati keindahan alam dengan membayar Rp 20.000 – Rp 30.000.
- Sewa Rumah
Prima Wisata Edukasi juga menyediakan rumah tertutup untuk pengunjung yang ingin istirahat atau bermalam, dengan membayar Rp 100.000 – 150.000 perkamar.
Dina, pengelola wisata menyatakan, selanjutnya akan ada penambahan destinasi wisata. “Rencana kedepan kami ingin membuat spot foto untuk menarik lebih banyak pengunjung ke Prima Wisata Edukasi,” ujarnya.
Dengan lanskap persawahan, kebun, dan ruang terbuka hijau yang luas, Prima Wisata Edukasi ini sangat cocok dijadikan sebagai tempat destinasi wisata bersama keluarga dan kegiatan sekolah di luar kelas (outing class). Terdapat area belajar luar ruangan dan fasilitas sederhana yang mendukung kenyamanan pengunjung.
Setelah dilakukannya wawancara dengan pengelola wisata, ternyata terdapat penurunan pengunjung dari tahun ke tahun yang awal mulanya disebabkan karena Covid-19. Dina, sebagai pengelola wisata mengatakan “Dulu omset Prima Wisata bisa sampai Rp 50.000.000 perbulan, tapi semakin kesini pengunjung semakin berkurang dan omset sebulan hanya Rp 1.000.000 saja.”
Prima Wisata Edukasi Desa Selemak sebenarnya memiliki potensi besar untuk dikembangkan secara digital, mulai dari promosi melalui media sosial, penciptaan konten edukatif, dan kolaborasi dengan komunitas kreatif dan akademik. Kegiatan seperti video blog wisata, dokumentasi pendidikan, pelatihan digital desa, dan promosi produk lokal dapat menjadi bagian dari pengembangan ke depan.
Dengan perpaduan antara nilai edukasi, alam, dan keterlibatan masyarakat lokal, Prima Wisata Edukasi Desa Selemak sedang bergerak menjadi model desa wisata berkelanjutan. Pengelola wisata juga berharap adanya kerja sama dengan influencer dan dukungan penuh dari pemerintah, khususnya dalam proyek pengaspalan jalan yang tertunda. Selain memberikan pengalaman wisata yang berkesan, kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan inovasi dari generasi muda menjadi kunci untuk kebangkitan Prima Wisata Edukasi Desa Selemak.
Mahasiswa dari Universitas Sumatera Utara, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Prodi Ekonomi Pembangunan melaksanakan kunjungan dan wawancara riset mengenai “Proyek Desa Kreatif Melalui Pengembangan dan Kreativitas Platform Ekonomi Digital Dalam Meningkatkan Daya Tarik Wisatawan di Prima Wisata Edukasi Desa Selemak Kabupaten Deli Serdang”. Terdapat 8 orang Mahasiswa yang melaksanakan kunjungan, diantaranya Sandrina Nasution, M. Riski Trigunawan Gs, Alya Marshanda, Desti Julfiani, Dwi Agustina, Nita Anggraini, Gio Tara Risky Sinaga, Sella Cantika Br. Tobing.
Sebagai generasi muda, kami membantu untuk memperbaiki sistem pengelolaan untuk mendukung dan memajukan Prima Wisata Edukasi melalui beberapa cara seperti:
- QR pembayaran. Sebelumnya, sistem pembayaran di Prima Wisata Edukasi masih menggunakan cara manual. Namun, kami menawarkan sistem pembayaran online yang pasti akan mempermudah akses pengunjung di era digitalisasi saat ini.
- Sebelumnya, Prima Wisata Edukasi tidak memiliki website untuk memberikan informasi langkap tentang profil dari tempat wisata tersebut, hal ini tentu kurang efektif untuk menarik pengunjung karena sulitnya akses informasi lengkap tentang wisata tersebut. Saat ini, kami membantu membuatkan website guna memudahkan calon pengunjung untuk mendapatkan informasi.
- QR Parkir Elektronik. Sebelumnya, sistem parkir di Prima Wisata Edukasi masih menggunakan metode konvensional tanpa sistem otomatisasi, sehingga sering kali menyebabkan antrean panjang dan kurang efisien bagi pengunjung. Saat ini, kami menawarkan QR parkir elektronik, di mana setiap kendaraan yang masuk dan keluar akan menggunakan sistem pemindaian QR untuk mempercepat proses akses serta meningkatkan keamanan parkir.
- Menu Online. Sebelumnya, informasi mengenai makanan dan minuman yang tersedia di wisata ini hanya dapat diakses secara langsung melalui daftar menu cetak di lokasi. Hal ini sering kali menyulitkan pengunjung dalam memilih dan memesan makanan sebelum tiba di tempat. Saat ini, kami menghadirkan menu online, sehingga pengunjung dapat melihat daftar hidangan secara digital melalui platform yang tersedia, memudahkan mereka untuk memilih dan memesan makanan dengan lebih praktis.
- Promosi Melalui Konten di Media Sosial. Sebelumnya, Prima Wisata Edukasi belum secara aktif memanfaatkan media sosial untuk menarik minat wisatawan. Minimnya promosi menyebabkan wisata ini kurang dikenal secara luas. Saat ini, kami berfokus pada promosi melalui konten di media sosial, dengan pembuatan konten kreatif seperti foto, video, dan informasi interaktif yang disebarluaskan melalui berbagai platform digital. Strategi ini bertujuan untuk meningkatkan eksposur wisata dan menarik lebih banyak pengunjung.
Prima Wisata Edukasi juga mendorong pemberdayaan warga desa melalui ekonomi kreatif dan pelestarian lingkungan. Mari dukung wisata lokal yang menginspirasi dan mendidik. Kunjungi Prima Wisata Edukasi Desa Selemak, tempat di mana alam, ilmu, dan kebersamaan menjadi satu.
Artikel ini adalah publikasi tugas Mata Kuliah Ekonomi Digital dengan Dosen Pengampu Bapak Reza Kurnia Sekedang SE,M.SI
Redaktur: Indira Rivany
Leave a comment