SUARA USU
Uncategorized

Rahasia Terungkap: Bagaimana Lingkungan Panti Asuhan dalam Menangani Perkelahian dan Menciptakan Kedamaian yang Luar Biasa Menggunakan Metode Groupwork!

Penulis: Amanda Aulia Putri / Azura Maharani Putri / Najla Yasmin / Najwa Ananda Hakimi / Syafa Nazwa Al Malika Saragih 

Suara USU, Medan. Panti Asuhan menjadi wadah bagi anak-anak panti untuk tumbuh bersama dalam melakukan kegiatan apapun. Kebersamaan tersebut tidak selamanya membuahkan harmonis, namun potensi konflik pasti terjadi di tengah kebersamaan mereka di Panti Asuhan.

Oleh karena itu, kami dari kelompok 4 yang beranggotakan Amanda Aulia Putri (220902017), Azura Maharani Putri (220902095), Najla Yasmin (220902061), Najwa Ananda Hakimi (220902067) dan Syafa Nazwa Al Malika Saragih (220902005) akan memenuhi tugas mata kuliah Metodelogi Pekerja Sosial untuk mengunjungi salah satu panti asuhan di Medan yaitu Panti Asuhan Pembangun Didikan Islam yang berlokasi di Jl. Jamin Ginting No. 271, Padang Bulan, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara, dan mencari tau masalah apa saja yang terjadi di anak-anak panti asuhan tersebut.

Berdasarkan hasil wawancara dengan ibu pengurus panti yang dilaksanakan pada Sabtu (22/05), bahwa permasalahan yang sering terjadi di antara anak-anak Panti Yayasan Pembangun Didikan Islam cenderung datang dari bagian internal. Maksud internal disini adalah kadang kala terjadinya perkelahian antar-sesama anak panti. Perkelahian yang terjadi sering datang dari agresi verbal, tatkala dari agresi verbal tersebut memicu kepada agresi non-verbal, yang mana hal ini dapat menyebabkan luka mental kepada anak-anak panti tersebut. Kondisi psikologis mereka mengalami perubahan, dimana hal ini menjadi hal yang penting untuk diperhatikan oleh para pekerja sosial bagaimana mereka menggunakan metode-metode yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut.

Kami menawarkan metode penanganan Groupwork oleh Zastrow yang akan lebih baik jika diterapkan untuk menangani masalah yang terjadi di anak-anak panti, yaitu:

1. Intake

Dimana persetujuan antara pihak panti dengan anak-anak panti yang terlibat dalam perkelahian untuk menyelesaikan masalah perkelahian tersebut.

2. Assesmen 

Pihak panti mencari tau akar masalah anak panti yang terlibat dalam perkelahian dengan menanyakan “apa penyebab perkelahian itu?”.

3. Intervensi 

Setelah mengetahui masalah yang terjadi pihak panti merencanakan tindakan untuk pemecahan masalah, seperti menciptakan iklim yang positif dengan tujuan mempromosikan nilai nilai menghormati satu sama lain, serta pembinaan keterampilan sosial dengan memberitahu komunikasi yang baik dan pengelolaan emosi agar membantu mereka dalam berinteraksi dan terhindar dari konflik.

4. Penyeleksian anggota 

Agar perencanaan intervensi dapat berjalan dengan baik diperlukan penyeleksian anggota kelompok yang mengalami permasalahan.

5. Pengembangan kelompok 

Proses pembuatan aturan yang disertai harapan pada suatu kelompok untuk melaksanakan nilai-nilai yang saling mempengaruhi antara anggota kelompok tersebut.

6. Evaluasi

Tahap evaluasi itu sendiri merupakan suatu tahap untuk menilai atau melihat sampai seberapa jauh tujuan yang telah ditetapkan dapat tercapai.

7. Terminasi

Tahap akhir yang berisi tentang kesan pesan anak-anak panti setelah menyelesaikan tahapan-tahapan pemecahan masalah.

Dengan melaksanakan tahapan-tahapan berdasarkan metode Groupwork, perkelahian dapat ditangani dengan proses yang tepat agar masalah tersebut tidak lagi rentan terjadi di kalangan anak-anak panti. Sebab, lingkungan panti yang damai akan berdampak positif bagi tumbuh kembang mereka disana.

Artikel ini adalah publikasi tugas mata kuliah Metodelogi Pekerja Sosial dengan Dosen Pengampu: Fajar Utama Ritonga, S.Sos, M.Kesos.

Redaktur: Tania A. Putri


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Manajemen Pengelolaan Wisata Istana Maimun: Menjaga Keaslian Sejarah dan Menyajikan Pengalaman Tak Terlupakan

redaksi

No Plastic, Strategi Green Marketing oleh The Body Shop Ini Terbukti Selamatkan Bumi

redaksi

Membangun Ketahanan Emosi dan Kepedulian Sosial Anak Panti Asuhan Naungan Kasih Kemuliaan dalam Menghadapi Bullying Melalui Kegiatan Kelompok dan Interaksi Sosial

redaksi