Sastra

Rinduku

Share

Penulis: Clarisa T.M Girsang

Di ruang sepi, waktu terasa kaku

Detak jam bergema, hening menusuk kalbu

Senyummu terbayang, rindu pun berdesakan

Dalam dada bergemuruh, bagai ombak lautan

Angin berbisik, seolah membawamu dekat namun hanya bayang hampa yang kudekap

Suara tawa kita, terngiang di telinga

Membuat perih ini, semakin terasa nestapa

Hari berganti, rindu tak kunjung padam

Seperti pelita rindu, yang terus menyala kelam

Setiap jengkal rindu, menusuk hingga tulang

Menanti pertemuan, agar hati tak lagi gersang

Rinduku, kapan kau kan sirna?

Biarlah jumpa nanti, obat segala nestapa

Pelukmu yang hangat, kan luluhkan segala rindu

Dan kita bercerita, di bawah rembulan yang redup

Redaktur: Fransiska Zebua

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.