SUARA USU
Film

The Unholy : Antara Mukzijat Tuhan dan Tipuan Iblis

Oleh : Komariah Balqis

Suara USU, Medan. “waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang dengan seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas.”

-Matius 7:15

Film Unholy resmi dirilis di Indonesia pada tanggal 31 Maret 2021. Film yang disutradarai oleh Evan Spiliotopoulus ini menggandeng aktor dan aktris kondang yang telah malang melintang di banyak film besar lain seperti Jeffrey Dean Morgan, Cricket Brown dan Diogo Morgado. Meskipun awalnya film ini dirilis untuk layar lebar, namun sekarang The Unholy juga telah resmi dirilis di aplikasi berbayar Netflix, sehingga film ini masih bisa dinikmati secara bebas.

Film ini menceritakan tentang Gerry Fenn, seorang jurnalis yang sedang diambang kehancuran tak sengaja melepaskan iblis yang dikunci di sebuah boneka kayu. Iblis ini pun mulai menghasut Alice, gadis tuna rungu ponakan pendeta di kampung tersebut dengan menyamar menjadi Maria. tak hanya menghasut iblis ini pun menyembuhkan alice sehingga ia bisa berbicara dan mendengar.

Belum sampai disitu, Alice seperti tangan tuhan, juga mampu menyembuhkan orang-orang yang memiliki penyakit langka yang sangat jarang bisa disembuhkan. Ketika ditanyai alice mengatakan jika Maria memberinya kekuatan dan akan menyembuhkan siapapun yang beriman kepadanya. Gerry yang merasa kisah ini akan membangun karirnya mulai membangun koneksi dengan alice. Gerry pun mendekati alice dan berusaha mendapatkan berita-berita terbaru untuk dijual.

Namun setelah beberapa lama mengikuti alice, Gerry yang awalnya percaya bahwa alice mendapatkan mukjizat mulai menaruh rasa curiga. Gerry pun berusaha untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi dengan alice, apakah alice memang mendapatkan mukjizat tuhan atau malah terkena tipu daya iblis.

“Ketika tuhan membangun gereja, iblis membangun kapel di sebelahnya”

-Father Hagan

Meskipun film ini berhasil menduduki “Top 10 Netflix” untuk kategori film di Indonesia, sayangnya plot yang disuguhkan tidak terlalu menarik. Alur cerita yang cukup lambat dengan akhir yang mudah untuk ditebak. Untuk film dengan tema horor, nuansa mencekam khas film horror tidak akan ditemui. Selain itu,  hantu yang digunakan juga terkesan biasa saja dan tidak membuat merinding.

Walaupun film ini tidak semegah film horor biasanya, namun untuk keunikan ceritanya layak mendapatkan apresiasi. Film ini mengajarkan kita untuk tidak terlalu mempercayai hal-hal yang terlalu instan dan menyimpang dari ajaran agama.

Untuk orang yang takut menonton film horor, The Unholy bisa menjadi tontonan yang aman meskipun sedang sendiri dirumah.

Redaktur: Yessica Irene


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Big Mouth, Kisah Seorang Pengacara Bermulut Besar

redaksi

Sensasi Pahit Manis bak Cokelat, Perjalanan Seorang Willy Wonka

redaksi

Bergenre Thriller Penuh Misteri, The Negotiation Tunjukkan Plot Twist Menegangkan

redaksi