SUARA USU
Kabar Kampus Kabar SUMUT

Gagas Ruang Temu, Aldho: Ruang Ini Milik Aku, Kamu, dan Kita!

Oleh: M. Alvi Syahputra

Suara USU, MEDAN. Sudah hampir 2 tahun Covid-19 melanda seluruh dunia, termasuk Indonesia. Sektor ekonomi adalah salah satu sektor yang paling terdampak, terutama untuk para pedagang UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah). Meskipun perlahan sektor ini mulai bangkit, tetapi tidak sepenuhnya dan tidak sedikit pelaku UMKM yang masih merasakan dampaknya.

Hal ini yang akhirnya mendasari dan mengilhami Aldho Syahputra Sinaga, menggagas sebua hprogram untuk menyebar kebermanfaatan dan ladang amal terhadap sesama, yaitu Ruang Temu. Sesuai dengan namanya, mahasiswa FMIPA stambuk 16 ini berharap Ruang Temu mampu menjadi “ruang bertemu dan berpadunya keresahan, gagasan, dan harapan untuk USU dan Indonesia”.

Ruang temu sendiri adalah wadah milik mahasiswa guna menjadi kanal informasi, poros gerakan akal, dan nurani mahasiswa serta berperan mewujudkan ekosistem kebaikan yang berdampak & berkelanjutan.

“Kita ingin menjadi wadah untuk semua mahasiswa, apapun itu dari mana latar belakangnya dan dia mau berkontribusi seperti apa, dia bisa berada di Ruang Temu,” ungkapnya

Salah satu program unggulan dari gagasan ini adalah “Bantu UMKM”. Program ini sendiri bertujuan untuk membantu para pedagang UMKM. Bantu UMKM juga hadir karena ia dan rekan-rekannya masih melihat banyak UMKM yang masih terdampak Covid-19 dan PPKM Level 2.

“Kita melihat bahwa banyaklah UMKM yang terdampak bahkan saat ini dimasa kita udah PPKM level 2, masi banyak UMKM yang terdampak, kita harus melihat cakrawala yang lebih luas, bahkan di sekeliling kita di lingkungan USU sendiri banyak UMKM terdampak. Mungkin case kecilnya kami sering ketemu ibu-ibu yang jualan ayam penyet keliling kampus hanya untuk menawarkan makanan dan minuman, karena belum boleh berjualan di lingkungan kampus,” ucap aldo dalam wawancara eksklusif bersama Suara USU.

Mantan Gubernur Mahasiswa FMIPA  ini mengatakan bahwa nantinya program ini akan membantu para pelaku UMKM untuk mem promosikan dagangannya, dengan cara men-share, dan membeli makanan para pedagang mereka

Progress nya kita lagi ngumpulin, kita udah dapat beberapa data pedagang yang sudah dan sedang mau kita interview untuk menanyakan dagangan semasa pandemi dan pasca lockdown kampus, yang hingga saat ini belum ada titik terang dari pihak kampus,” kata Aldho.

Nantinya ruang temu ini sendiri akan melibatkan para mahasiswa yang lain untuk bergabung dan ingin berkontribusi di Ruang Temu, dan ingin mengambil bagian dari ladang amal, untuk kedepannya tidak menutup kemungkinan untuk open recruitment dan volunteer.

“Kita ingin orang memandang Ruang Temu ini kedepan, kebaikan dan manfaat apa yang bisa kita hasilkan dan ini bener-bener sebagai ruang temu, ruang dan wadah untuk orang bertemu sehingga tidak membatasi siapapun utnuk berkontribusi memberikan masukan, kritik, saran bahkan netizen-netizen juga di persilahkan,” pungkas Aldho.

Redaktur: Muhammad Fadhlan Amri


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

FISIP USU sebagai Tuan Rumah, Konferensi Penyiaran Indonesia Adakan Kompetisi Konferensi Penyiaran 2023

redaksi

Generation of Agriculture: Bakti Sosial dan Edukasi Pupuk Organik Cair JAKABA di Desa Lengau Seprang

redaksi

Junjung Kepedulian, PEMA Fasilkom-TI Adakan Bakti Sosial ke Panti Asuhan!

redaksi