SUARA USU
Kabar Kampus

Kuliah Kerja Nyata di Tengah PPKM

Oleh: Kania Haura

Suara USU, Medan. Dengan adanya lonjakan naik tingkat kasus Covid-19, pemerintah memberlakukan PPKM darurat di beberapa daerah di Indonesia. Hal ini tentu berdampak pada masyarakat, tidak terkecuali untuk para mahasiswa yang akan melaksanakan KKN. KKN atau Kuliah Kerja Nyata merupakan kegiatan perkuliahan dan kerja lapangan dalam rangka pengabdian mahasiswa kepada masyarakat pada waktu dan daerah tertentu. KKN ini biasanya dilakukan oleh mahasiswa semester 7 dan dilaksanakan selama sekitar dua bulan.

KKN yang tiap tahun dilaksanakan ini, dapat berupa kegiatan luring sesuai dengan tujuan kerjanya. Namun, karena adanya pandemi Covid-19 kebanyakan dilakukan secara campur yaitu daring dan terjun ke lapangan langsung. Karena PPKM darurat diumumkan baru-baru ini, tentu mahasiswa yang sedang melakukan KKN menjadi kesulitan. Bukan hanya itu, bahaya yang dihadapkan jika melaksanakan KKN secara luring pun sudah cukup jelas.

Kegiatan KKN di USU pada tahun 2021 dilakukan dengan 70% daring dan 30% luring. Untuk luring, dibatasi maksimal 5 hari kegiatan dengan 5 orang mahasiswa/i. Sebelum keberangkatan, mahasiswa/i harus melakukan tes swab terlebih dahulu di Rumah Sakit USU begitu pula setelah kepulangan. Akan tetapi,jumlah mahasiswa/i yang mengikuti KKN dapat melebihi 5 orang. Hal ini tergantung audiensi kesepakatan antara perangkat desa dengan mahasiswa/i. Namun ketika melebihi 5 orang, mahasiswa/i USU diharuskan tes swab pribadi.

“Berhubung saat ini sedang PPKM, dibeberapa titik lokasi dilakukan penyekatan. Alhamdulillah ketika penyekatan, mahasiswa/i USU menunjukkan surat jalan,KTP, dan keperluan saja sehingga diberi izin untuk melakukan kegiatan,” Ujar salah satu mahasiswa Fakultas Pertanian stambuk 2017, Muhammad Dava Warsyahdhana.

“Kegiatan PPKM itukan darurat dan dadakan, sebelumnya juga belum ada informasi terkait PPKM dan KKN memang sudah berjalan. Ya Alhamdulillah, ketika dilakukan penyekatan tetap bisa dan diizinkan untuk KKN. Karena tujuannya Mulia, Mengabdi untuk Masyarakat.”

Dava dan rekan melakukan kegiatan Kuliah Kerja Nyata tepatnya di Desa Sei Bamban, Kabupaten Serdang Berdagai. KKN secara luring ini dilakukan dengan hati-hati dan dengan mematuhi peraturan kesehatan. Tidak hanya itu, kegiatan KKN Dava dan rekan juga ditambahi kegiatan-kegiatan daring.  Kegiatan ini meliputi webinar, sosialisasi kesadaran Pandemi Covid-19, postingan himbauan, dan sebagainya.

 

“Alhamdulillah, kelompok KKN R29 saya kebetulan di Desa Sei Bamban sudah melaksanakan kegiatan dan sangat berjalan dengan lancar. Masyarakat dan perangkat Desa sangat baik dan ramah menyambut kedatangan kami. Setiap harinya, ada banyak program kerja yang kita lakukan. Ada juga kolaborasi dengan masyarakat dan perangkat desa,” tambah Dava.

Sayangnya karena adanya pandemi dan berlangsungnya PPKM, beberapa kegiatan KKN sangat dibatasi. Jalan yang disekat merupakan hambatan baru yang dihadapi para mahasiswa/i yang melakukan KKN. Ragam kegiatan yang seharusnya dapat dilakukan secara offline, harus dihapuskan selama pandemi berlangsung.

Redaktur: Yessica Irene

Related posts

IMAS USU Adakan Open Recruitment, Yuk Cek Persyaratannya!

redaksi

Peserta MTQM USU Meningkat 100% Dari Tahun Lalu

suarausu

Hari Terakhir Pesta Demokrasi Fakultas Hukum: Menilik Pembatalan PEMIRA dari Kacamata Para Peserta!

redaksi