SUARA USU
Kabar Kampus

Mengenal Para Paslon pada Pemira FH USU 2021

Oleh : Valeshia Trevana dan Nona Medina Amanda

Suara USU, Medan. Dilansir dari laman instagram @kpufh.usu, Pemilihan Raya Fakultas Hukum 2021 akan diselenggarakan mulai tanggal 17-19 Mei 2021. Pasangan yang lolos verifikasi menjadi calon gubernur dan calon wakil gubernur yakni, paslon pertama M. Husni Baihaqi (KAM MADANI) dan Ingcito Damanik (KAM ERAT), paslon kedua Marco Haryanto Parapat (KAM PEMBEBASAN) dan Brian Octorio Purba (KAM HARMONI), dan paslon ketiga Lukman Purwardi (KAM RABBANI) dan Roy Farhan Faaiz (KAM NUSANTARA). Reporter Suara USU berkesempatan untuk mewawancarai ketiga paslon gubernur dan wakil gubernur.

Paslon 01 menjelaskan visi mereka, yakni mengadakan kolaborasi antara PEMA FH USU dengan mahasiswa, dekanat, dan seluruh organisasi internal di USU yang inklusif, sinergis, dan responsif berlandaskan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Selain itu, mereka juga berharap para mahasiswa tidak hanya solid secara eksternal tetapi juga secara internal Misinya adalah dapat mengaudiensi, mengadvokasi, memberi pemahaman terhadap isu-isu sosial politik serta berkolaborasi bersama seluruh organisasi dan UKM yang berada di FH USU, dalam rangka peningkatan kualitas dan prestasi Mahasiswa FH USU.

Mereka ingin membuat program yang relevan di masa pandemi seperti kembali mengadakan USU Law Fair, PEMA FH USU Serasi, dan pentas seni Law Fest. Husni menjelaskan motivasinya mencalonkan diri di Pemira FH tahun ini.

“Karena sempat mengikuti event BEM FH SI dan melihat kualitas PEMA di kampus lain,” ucapnya.

Sedangkan Ingcito melihat masih banyak kekurangan di dalam PEMA FH, itulah yang memotivasinya untuk ambil bagian dalam meningkatkan kualitas PEMA di FH.

Paslon 01 ini menyampaikan bahwa koalisi mereka yang bernama koalisi Kabar Baik ini, merupakan koalisi keberanekaragaman dengan berbagai perbedaan. Dilatarbelakangi oleh suku, agama, dan latar belakang organisasi Husni dan Ingcito yang berbeda, mereka yakin bisa membuat PEMA ini lebih berwarna lagi.

“Dengan kami berbeda kami bisa membuat PEMA ini berwarna lagi”, ujar Husni.  Pasangan ini juga menjelaskan bahwa mereka terbuka untuk mahasiswa dengan latar belakang apapun, agar setiap mahasiswa dapat ikut berkontribusi.

Harapannya PEMA FH ini menjadi wadah dan terminalnya aspirasi mahasiswa.

“Kami benar-benar berkomitmen andai mendapat amanah menjadi gubernur dan wagub untuk menyelesaikan apa yang diamanahkan sampai tuntas. Kami tidak akan meninggalkan, dan tidak akan ditinggalkan.” ucap Husni.

Mereka turut berharap agar pemira FH berjalan lancar, adil, dan berdaulat.

Paslon 02 menyatakan visi mereka adalah menjadikan FH USU ini menjadi fakultas yang kreatif, aktif, berintegritas, dan luwes. Misi  yang pertama adalah mewujudkan pelayanan terpadu satu pintu, baik itu dari segi administrasi ataupun pelayanan dalam kampus. Kedua, menghidupkan kembali acara tahunan yang telah lama padam atau tidak terwujud di FH USU, mulai dari pentas seni ataupun kreasi lain demi mewujudkan kreativitas. Ketiga, mempermudah mahasiswa yang jauh maupun yang dekat untuk mengurus kelulusan ataupun tahap terakhir dalam sidang ataupun menyelesaikan perkuliahannya di tahun terakhir.

Mereka menjelaskan bahwa programnya tidak jauh berbeda dengan FH  USU sebelumnya, akan tetapi yang membedakannya adalah cara menjalankannya. Seperti bagaimana cara mereka merangkul semua organisasi untuk membuat suatu acara, mengadakan program pentas seni. Kemudian, mereka juga berencana membuat perpustakaan untuk memfasilitasi mahasiswa.

Marco, selaku calon gubernur, mengutarakan alasannya maju ke pemira FH USU karena ia termotivasi dengan kepedulian mahasiswa hukum. Ia melihat bagaimana latar belakang kampus yang sekarang, ia ingin membantu aspirasi-aspirasi para mahasiswa.

Mereka berharap, siapapun yang menang, siapapun yang duduk di bangku pemerintahan mahasiswa kelak, ia harap tujuan utamanya adalah mencapai FH yang lebih baik.

“Kepada bapak Rektor, FH ini memiliki bibit-bibit unggul. Baik dari segi sumber daya maupun ilmu pengetahuan ataupun memang dari intrakulikuler, FH ini punya nilai lebih. Contohnya itu memiliki Komunitas Peradilan Semu (KPS) yang memang sering sekali berlomba keluar, dan yang dari aku dengar dari cerita teman-teman di KPS, mereka kesulitan dalam biaya. Biaya baik bentuk operasional ataupun tanggunganya, padahal itu kan untuk membawa nama FH USU. Jadi harapan saya, bukan hanya untuk KPS, namun semua segi ekstrakulikuler maupun internal kampus, harap diperhatikan,” harap Brian.

Paslon 03 memaparkan visi mereka, yaitu mewujudkan Fakultas Hukum USU yang sadar dan paham Tri Dharma Perguruan Tinggi, inspiratif, kontributif serta bermartabat. Sedangkan misi mereka adalah mendukung mahasiswa di lingkungan FH  berpikir out of the box dalam menembus keterbatasan finansial dan akademik dan Pemberdayaan ukm dan menyediakan wadah untuk menampung dan menggali potensi dan inovasi yang dimiliki mahasiswa dalam lingkungan FH.

“Di sini kami PURNAMA (purwardi farhan membawa amanah) akan membawa ASA baru, harapan baru, untuk mahasiswa/i FH dengan berbagai program unggulan yang telah kami rancang yaitu new ukm potential. Program ini untuk menumbuhkan dan menyediakan wadah untuk menampung minat dan bakat yang belum tersedia wadahnya. Dan berbagai program unggulan lainnya seperti TRAINING BEASISWA dan research center(TBRC), USU Law Discussion (ULD), dan Law Religion Travel (LRT),”

Mereka menjelaskan bahwa hal utama yang menjadi ketertarikan  untuk mereka mendaftar sebagai Cagub dan Cawagub USU dikarenakan latar belakang pendidikan yang mereka tempuh harus dapat memberikan putusan-putusan yang bijak dan adil. Melalui PEMA mereka dapat menemukan hal itu.

“Di PEMA ini harapannya kami dapat berkontribusi lebih baik untuk membangun nama fakultas dari segi prestasi akademik maupun non akademik oleh mahasiswa nya,” ujar Purwardi.

“Selama kuliah, ada banyak mata kuliah yang telah kami  pelajari dan telah menjadi pondasi yang kuat bagi kami untuk memberikan ide/pemikiran kepada masyarakat FH nantinya, sehingga gubernur dan wakilnya sebagai  wadah yang tepat untuk menyalurkan dan menampung  ide – ide yang bernilai positif demi kemajuan dan kebaikan FH yang kita banggakan,” lanjut Purwardi.

Redaktur: Yulia Putri Hadi

Related posts

Mejuah-juah! Belajar Kebudayaan di Ikatan Mahasiswa Karo

redaksi

USU Menjadi Tuan Rumah Munas ISMKMI Ke-18

redaksi

Penuh Inspirasi, Kuliah Umum Peternakan Bagi Calon Pengusaha

suarausu