SUARA USU
Kabar Kampus

Pengabdian Masyarakat PEMA FK USU Sukses Adakan Pengobatan Gratis

Reporter: Restiani Lumban Gaol dan Gracyan Eukario

Suara USU, Medan. Pemerintahan Mahasiswa Fakultas Kedokteran (PEMA FK) USU telah melaksanakan Pengabdian Masyarakat, yakni pengobatan umum dan penyuluhan gratis, pada Rabu (23/03) lalu. Kegiatan yang merupakan salah satu program kerja Departemen Pengabdian Masyarakat ini diadakan di Desa Cinta Rakyat, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.

Pengabdian yang berfokus pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat ini diselenggarakan oleh staf pengajar FK USU, dr. Sri Amelia, M.Kes., dr. Hidayat Sasmita, M.Kes., Nenni Dwi Aprianti Lubis, S.P., M.Si., dr, Irina Keumalasari, Sp.S(K)., dan dr. Ariyati Yosi, Sp.KK. Kegiatan ini diikuti oleh 29 orang, termasuk Gubernur PEMA FK USU.

Selaku Kepala Departemen Infokom dan Eksternal PEMA FK USU, Abigail Hotma Laras Irene Putri Siahaan menjelaskan rangkaian kegiatan selama berlangsungnya pengabdian. Dalam pengabdian ini, seluruh pengobatan dan pengecekan kesehatan dilakukan tanpa dipungut biaya.

“Untuk rangkaian kegiatannya, jam 09.30 kita adakan pengobatan umum, warga datang untuk memberitahukan keluhan penyakitnya, baru nanti diresepkan obat. Masyarakat juga bisa cek tekanan darah, gula darah, dan asam urat. Lalu, di jam 12.00 ada penyuluhan kesehatan khususnya kesehatan kulit dan itu semua gratis,” jelas Abigail.

Pengabdian yang memakan waktu satu hari ini menargetkan semua warga tanpa patokan umur tertentu. Walaupun kebanyakan pasien yang datang dari kalangan orang dewasa. Pengabdian ini telah berhasil membantu sekitar 50 warga Desa Cinta Rakyat. Desa ini sendiri dipilih sebagai lokasi pengabdian karena hanya memakan waktu sekitar 50 menit dari Medan dan mayoritasnya penduduknya termasuk pasien kolesterol.

Abigail mengungkapkan, selama pengabdian tidak ada kendala yang terjadi baik dari PEMA sebagai pelaksana maupun warga yang datang sebagai pasien. Antusiasme masyarakat Desa Cinta Rakyat juga sangat tinggi dan senang dengan adanya pengabdian ini.

“Mereka merasa sangat terbantu dan berterima kasih karena dikasih obat gratis. Bahkan ada pasien yang mengaku selama ini kakinya sakit, tetapi tidak diperiksa karena terhalang biaya. Jadi, beliau sangat berterima kasih dengan adanya pengabdian ini,” ungkap Abigail.

PEMA FK USU berharap kegiatan pengabdian masyarakat ini bisa bermanfaat dan berdampak baik bagi masyarakat. Diharapkan juga semua anggota yang mengikuti pengabdian dapat mengambil ilmu yang dibutuhkan sebagai mahasiswa kedokteran. PEMA FK USU juga mengharapkan adanya kegiatan selanjutnya yang dapat bermanfaat bagi masyarakat.

Redaktur: Azka Zere Erlthor


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Basa-basi Bantuan Uang Kuliah

redaksi

Pengaruh Penerapan Budaya Organisasi Terhadap Perkembangan UMKM Rosco Bakery

redaksi

Sempat Vakum, Pemira FIB USU 2022 Kembali Diadakan

redaksi