SUARA USU
Kabar Kampus

Pengaruh Penerapan Budaya Organisasi Terhadap Perkembangan UMKM Rosco Bakery

Oleh : Mina Indryani Nainggolan dan Silviana Marpaung

Suara USU, Medan. Usaha kecil menengah (UKM) adalah salah satu motor penggerak perekonomian di negara kita. Usaha kecil, dan menengah (UKM) merupakan “tulang punggung” perekonomian di Indonesia. Usaha kecil menengah (UKM) yang ada di negara kita ini menyumbang sekitar 60% dari PDB (Product Domestic Bruto) dan juga memberikan kesempatan kerja pada banyak masyarakat kita. Jadi, bisnis UKM (Usaha Kecil Menengah) di Indonesia akan terus berkembang dan memberikan peluang usaha yang menguntungkan bagi mereka yang menyukai dunia wirausaha (Rijanto, 2015).

Saat ini banyak usaha yang tersebar disegala daerah, salah satunya adalah usaha yang bergerak dalam bidang Kuliner. Namun seiring perkembangan zaman dan perubahan trend yang meliputi perubahan budaya,selera, maupun peningkatan taraf ekonomi masyarakat, fungsi makanan berubah menjadi tidak sekedar sebagai kebutuhan pokok saja. Masyarakat tidak hanya menginginkan makanan yang mengenyangkan ataupun memenuhi kebutuhan gizi mereka, mereka menginginkan makanan yang mereka anggap “enak”. Kata “enak” sendiri memiliki artian luas karena didalamnya tidak hanya dipengaruhi oleh rasa makanan itu sendiri, tetapi juga penilaian subjektif dari individu yang memakan makanan tersebut.

Mengingat perkembangan zaman dan perubahan trend yang meliputi perubahan budaya,selera, maupun peningkatan taraf ekonomi masyarakat, fungsi makanan berubah menjadi tidak sekedar sebagai kebutuhan pokok saja. Masyarakat tidak hanya menginginkan makanan yang mengenyangkan ataupun memenuhi kebutuhan gizi mereka. Salah satunya dengan adanya kuliner dalam bentuk Roti maupun Kue yang ada di Rosco Bakery.

Rosco Bakery adalah salah satu Toko ataupun usaha yang bergerak dalam bidang Kuliner. Rosco Bakery berlokasi di Jln. Mayjen DI Panjaitan,Porsea. Rosco Bakery ini sendiri didirikan oleh Rosanti Sirait pada Tahun 2015 silam. Sampai saat ini Rosco bakery telah memiliki 7 cabang dan total karyawan yg dimiliki adalah 30 orang. Yang menjadi andalan dari menu yang ada di French Bakery adalah Blackforest dimana menu tersebut yang paling laris dan menjadi ciri khas toko tersendiri sehingga menu Blackforest menjadi “Best seller” di toko tersebut.

Pendiri dari Rosco Bakery sendiri mengakui begitu panjangnya tantangan yang dihadapi saat mendirikan Toko Kue dan Roti ini. Yang awalnya dia melakukan penjualan hanya di rumah saja dengan sistem Pre Order (PO) bagi konsumen yang ingin membuat Kue Ulang Tahun semisalnya. Namun, semakin lama semakin banyak konsumen yang menjadi pelanggan dari Pendiri Rosco Bakery ini. Perlahan-lahan pendiri sendiri memberanikan diri mulai berani keluar dari zona PO. Dalam sehari Pendiri membuat Kue ulang Tahun 2 dan Roti roti yang dijual seharga Rp.2.000 an hingga Rp.10.000 sebanyak 20 biji per harinya.

Ditahun kedua pendiri mulai memberanikan diri untuk membangun tempat untuk usaha jualan Kue maupun Roti ini dengan dukungan dari beberapa pelanggan. Semakin banyak konsumen yang datang untuk memesan maupun membeli kue untuk acara Ulang Tahun, Anniversary, maupun pesanan roti untuk acara arisan dan lain sebagainya. Mengingat sudah ramai pembeli pendiri merekrut beberapa orang untuk menjadi karyawan di Toko Rosco Bakery. Dalam toko saat ini sudah terdapat berbagai varian kue mulai dari rasa maupun bentuk. Rosco Bakery sendiri menyediakan kue dari harga Rp. 80.000,00an keatas jadi tentu tidak menguras kantong konsumen.

Tahun semakin bertambah, pendiri juga mendirikan beberapa cabang dari toko ini yang terletak dibeberapa daerah seperti Lagu Boti, dll. Hingga pada tahun 2022 saat ini Rosco Bakery sudah mempunyai sebanyak 7 cabang. Hingga saat ini Rosco Bakery selalu ramai pengunjung. Baik dari luar maupun dalam daerah tersebut.

Budaya organisasi adalah sebuah sistem kepercayaan dan sikap bersama yang berkembang dan dianut oleh sekelompok orang. Sistem kepercayaan dan sikap bersama suatu organisasi ini akan membedakannya ke kelompok atau organisasi lainnya. Budaya organisasi juga bisa didefinisikan sebagai filosofi, ideologi, nilai-nilai, asumsi, kepercayaan, harapan, sikap dan norma yang menyatakan suatu organisasi dan menampung semua keberagaman atau pluralisme.

Budaya organisasi yang dianut pada UMKM Rosco Bakery adalah Memiliki sikap yang disiplin dan sebagai contohnya : disiplin dengan tepat waktu datang saat akan bekerja. Memiliki sikap yang jujur dan sebagai contohnya : Jujur dengan berapa hasil penjualan Roti atau Kue per hari, Memiliki sikap Ramah Tamah dan sebagai contoh : Melayani pelanggan dengan ramah dan baik, dan yang terakhir yaitu Kerja sama, dengan kerjasama semua karyawan yang ada di Rosco Bakery akan dimudahkan dalam melakukan pekerjaannya.

Kesimpulannya Budaya Organisasi yang diterapkan dalam Toko Rosco Bakery memberikan pengaruh yang positif dan cukup signifikan terhadap kinerja para karyawan si Rosco Bakery tersebut. Budaya yang semakin kuat memberikan arah, nilai – nilai maupun norma-norma bagi setiap karyawan dalam Toko Rosco Bakery untuk melaksanakan tugas dan pekerjaannya dalam toko tersebut sehingga kinerja daripada karyawan semakin meningkat.

Dengan begitu bukan hanya terhadap karyawan budaya organisasi ini memberikan impact, melainkan untuk Toko Rosco Bakery sendiri. Toko akan semakin maju dan dikenal baik oleh konsumen maupun pelanggan.

Redaktur: Yessica Irene

 


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Tingkatkan Pemahaman tentang Permedikbudristek No.30 Tahun 2021, PEMA FH USU Kolaborasi dengan GMNI FH USU Adakan Webinar

redaksi

POSPERSA FP 2024: Sebagai Ajang Pengembangan Kreativitas dan Semangat Sportivitas Mahasiswa

redaksi

Lebih Dekat dengan Ketua Umum Baru HMF-MC USU Periode 2021/2022

redaksi