SUARA USU
Kabar Kampus

Value Proposition Design, Cara Untuk Membuat Bisnis Model Canvas

Oleh: Ristauli Selfiana Br Nadeak, Horas Mangari Sirait dan Dandi Simanjuntak.S

Suara USU, Medan. Business Model Canvas adalah suatu strategi manajemen yang digunakan untuk merancang perencanaan bisnis perusahaan berdasarkan proposisi nilai perusahaan, produk, infrastruktur, pelanggan, dan keuangan. Business Model ini menjadi salah satu strategi manajemen yang populer di kalangan bisnis dan sering dipelajari di Universitas.

Dengan bisnis model canvas pemetaan suatu bisnis dapat dengan  mudah dituliskan. Pihak-pihak lain yang membacanya juga dapat dengan mudah memahaminya. Bisnis model canvas membantu wirausaha baru untuk menjelaskan tujuan, rencana, dan kegiatan bisnis yang ingin dicapai dalam satu ilustrasi lengkap.

Berikut adalah beberapa langkah dalam membuat pemetaan bisnis model canvas :

Langkah pertama membuat Bisnis Model Canvas yaitu menentukan konsumen. Suatu bisnis perlu mengidentifikasi segmen konsumen mana saja yang menjadi target. Menentukan segmen konsumen dengan detail akan memudahkan dalam memusatkan fokus pada bagaimana cara memasarkan produk dan mengembangkan produk yang dijual.

Langkah yang kedua adalah menentukan nilai bisnis yang akan dijalankan atau biasanya disebut dengan Value Proposition. Value yang dimaksudkan di bagian ini bisa berarti keunggulan, keunikan, atau kelebihan yang ada pada bisnis yang akan dijalankan

Langkah yang ketiga adalah saluran distribusi atau channel. Bagian Channel  ini akan memberi penjelasan bagaimana produk atau layanan suatu bisnis bisa sampai ke tangan konsumen

Langkah yang ke empat adalah hubungan dengan konsumen atau customer relationships. kamu perlu mengidentifikasi kegiatan yang bisa menarik minat konsumen terhadap bisnismu. Elemen ini penting untuk tetap menjadi loyalitas konsumen terhadap bisnismu.

Langkah yang ke lima adalah sumber pendapatan atau revenue stream. Perencanaan modal, biaya produksi, dan strategi penentuan harga merupakan beberapa poin penting yang harus dicantumkan pada bagian ini.

Langkah yang ke enam adalah kegiatan utama bisnis atau key activities. Bagian Key Activities menjelaskan bagaimana bisnismu melakukan aktivitas operasional, mulai dari penjualan, manajemen pengolahan produk atau layanan, hingga aktivitas pra produksi.

Langkah yang ketujuh adalah mitra bisnis atau key partners. Dalam menjalankan bisnis, pasti tidak terlepas dari kerja sama dengan pihak lain. Kamu bisa menjelaskan dengan siapa saja kamu bekerja sama dan apa peran mereka dalam bisnismu pada bagian Key Partners.

Langkah yang kedelapan adalah sumber daya vital atau key resources. Dalam bagian ini, sumber daya yang dimaksud adalah seluruh sumber daya yang dimiliki bisnismu sendiri, bukan milik mitra bisnis. Sumber daya ini seperti aset berupa fisik dan hak kekayaan intelektual yang telah dipatenkan pada produk bisnismu.

Langkah yang terakhir adalah struktur pembiayaan bisnis atau cost structure.  Pada bagian Cost Structure lebih menekankan pada pengeluaran. Pengeluaran ini meliputi biaya pemasaran, biaya produksi, biaya sewa tempat, dan biaya lainnya yang berkaitan dengan bisnismu.

Demikianlah beberapa langkah dalam proses pembuatan bisnis model canvas yang mungkin dapat membantu pembaca dalam membuat bisnis model canvas.

Redaktur: Yessica Irene


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Adakan Rekrutmen Terbuka, Mari Berkenalan dengan Sikkola Rakyat

redaksi

Rumah Beasiswa Medan Gelar Webinar “Kupas Tuntas Meraih Impian dengan Beasiswa LPDP Dalam dan Luar Negeri”

redaksi

Kotak Kebaikan, Inisiasi Masyarakat FISIP Peduli Kucing Jalanan

redaksi