SUARA USU
Kabar Kampus

WR V: Sampai Kapanpun Pengadaan Jaket Almamater Tak Akan Tepat Waktu

Oleh: Muhammad Fadhlan Amri

“Saat ini, domainnya UKPBJ, Unit Kegiatan Pengadaan Barang Jasa USU. Saya mendorong supaya jaket tidak lagi diadakan dengan lelang. Sampai kapanpun tak akan tepat waktu. Karena size mahasiswa baru menunggu diukur dulu. Berarti menunggu mereka masuk dulu,” ungkap Luhut Sihombing, Wakil Rektor V USU.

Suara USU, MEDAN. Pengadaan jaket almamater stambuk 2020 dapat dipastikan mundur kembali dari jadwal yang ditentukan sebelumnya. Jika sebelumnya target pengadaan jaket almamater untuk stambuk 2020 akan hadir di bulan Juli, realitanya hingga Agustus kini jaket almamater belum juga didapati.

Wakil Rektor V, Luhut Sihombing pun angkat bicara. Pria kelahiran Sidikalang yang menanggungjawabi  Bidang Pengelolaan Aset dan Usaha USU ini mengungkapkan bahwa, dengan sistem yang lama, pengadaan jaket almamater tidak akan pernah tepat waktu.

Luhut, menegaskan bahwa harus ada perubahan dalam sistem pengadaan jaket. Ia pun sudah berulang kali menyampaikan hal dan niat baik tersebut ke pihak rektorat.

“Kalau di Jawa, jaket itu dijual di koperasi Univeritas. Kapanpun ada. Mahasiswa beli disana,” tuturnya.

Luhut sangat menginginkan adanya reformasi dan perubahan terkait pengadaan almamater. Karena memang, dari tahun ke tahun polemik ini terus terjadi. Pun ketika pengadaan almamater sudah selesai, masalah baru muncul, dimana kualitas jaket tidak sesuai ekspektasi.

“Ukuran L, tapi kayak S,” ujar IB, mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya. Tak hanya di ukuran, kualitas jaket pun menuai sorotan. Jaket almamater yang tiap tahun dilelang, memiliki perbedaan warna dan kualitas tiap tahunnya, dikarenakan beda tender. Mahasiswa stambuk 19 misalnya, jaket almamater mereka tidak menggunakan kancing yang diikat dengan kain, melainkan kawat.

Selain gampang copot dan putus, kawat ini membuat tidak nyaman sang pemakai. Warna jaket mereka pun berbeda dengan stambuk diatasnya. Bukan tidak mungkin, tender yang menang nantinya memberikan kualitas lebih rendah dari kualitas jaket almamater stambuk 2019.

Rektorat harus berani mengambil langkah tegas terkait pengadaan jaket dan almamater yang saat ini masih ditangani UKPBJ, atau Unit Kegiatan Pengadaan Barang Jasa USU.

Redaktur:


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Delegasi FH USU Raih Juara 3 Sekaligus Berkas Terbaik dalam Legal Opinion Competition TBLF 2023

redaksi

KBSI Adakan Webinar, Angkat Pentingnya Pengorbanan untuk Tingkatkan Efektivitas Dalam Berorganisasi

redaksi

SERTIJAB Resimen Mahasiswa USU, Pergantian Tongkat Komando untuk Regenerasi Garda Terdepan

redaksi